Selasa, 29 Desember 2015

๐Ÿ’ฐ๐Ÿ’ฐ๐Ÿ’ฐ KEUTAMAAN MEMINJAMKAN UANG

BETULKAH ???

๐Ÿ’ฐ๐Ÿ’ฐ๐Ÿ’ฐ KEUTAMAAN MEMINJAMKAN UANG

Oleh: Ustadz Abu Riyadl.


Tahukah anda..?
Bahwa menghutangi terkadang melebihi pahala bersedekah..

ุนَู†ْ ุฃَู†َุณِ ุจْู†ِ ู…َุงู„ِูƒٍ ุฑَุถِูŠَ ุงู„ู„َّู‡ُ ุนَู†ْู‡ُ ู‚َุงู„َ: ู‚َุงู„َ ุฑَุณُูˆู„ُ ุงู„ู„َّู‡ِ ุตَู„َّู‰ ุงู„ู„َّู‡ُ ุนَู„َูŠْู‡ِ ูˆَุณَู„َّู…َ: ุฑَุฃَูŠْุชُ ู„َูŠْู„َุฉَ ุฃُุณْุฑِูŠَ ุจِูŠ ุนَู„َู‰ ุจَุงุจِ ุงู„ْุฌَู†َّุฉِ ู…َูƒْุชُูˆุจًุง: ุงู„ุตَّุฏَู‚َุฉُ ุจِุนَุดْุฑِ ุฃَู…ْุซَุงู„ِู‡َุง, ูˆَุงู„ْู‚َุฑْุถُ ุจِุซَู…َุงู†ِูŠَุฉَ ุนَุดَุฑَ

Dari Anas bin Malik ra berkata, Rasulullah s bersabda,
“Aku melihat pada malam aku diperjalankan, di atas pintu surga tertulis ‘Satu sedekah dilipatkan 10 kalinya, dan meminjami hutang dilipatkan 18 kalinya’.”

HR. Ahmad IV/296), At-Tirmidzi (1957), Ibnu Hibban (5074) dan
dishahihkan Al-Albani dalam Al-Misykah (1917).

Subhanallah.. Betapa besar keutamaan orang meminjami uang..

Karena meminjami uang itu resikonya didunia dg tak dibayar.. (Dibawa kabur)

Namun diakhirat..anda dapat menagihnya jika belum dibayar. Entah dg meminta pahala dia untuk anda atau menimpakan dosa anda untuknya

Tp yg jelas uang anda tsb pasti
akan membuahkan hasil
keutungan bagi anda diakhirat jika si penghutang tidak membayarnya.. Tanpa syarat ikhlas atau tidak.. Karena itu adalah hak..

Hak yg akan anda panen..
Tidak ada syarat ikhlas disini..

Beruntunglah mereka yg uangnya sampai di alam akhirat masih dihutang orang..

Dan sangat merana orang yg kembali kpd Allah tapi masih membawa hutang..

www.abu-riyadl.blogspot.com

Republished by ๐ŸŒ channel telegram @BundaRusni
Http://bit.ly/1QmvcE9


------------------------------------------



ุจِุณْู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู…ِ ุงู„ู„ู‡ِ ุงู„ุฑَّุญْู…َู†ِ ุงู„ุฑَّุญِูŠْู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู…ِ

"JANGAN KAU LUDAHI LANGIT"
  
Sahabat........

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman,

ุฅِู†ْ ุฃَุญْุณَู†ْุชُู…ْ ุฃَุญْุณَู†ْุชُู…ْ ู„ِุฃَู†ْูُุณِูƒُู…ْ ูˆَุฅِู†ْ ุฃَุณَุฃْุชُู…ْ ูَู„َู‡َุง

Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri...
[Qs. al Isra (17): 7]

Suatu hari seorang lelaki pemarah menemui seorang kakek, dengan tanpa alasan ia memarahi sang Kakek dengan kata-kata kasar...

Sang Kakek mendengarkannya dengan sabar, tenang, dan tidak berkata sepatah katapun.

Akhirnya lelaki itu pun kelelahan dan berhenti memaki.

Sang Kakek mulai angkat bicara, kemudian bertanya kepadanya,

"Jika ada seseorang memberimu sesuatu tapi kamu tidak menerimanya, lalu menjadi milik siapakah pemberian itu ?”

“ Tentu saja menjadi milik si pemberi.” Jawab laki-laki itu.

” Begitu pula dengan kata-kata kasarmu,” timpal Kakek .

”Aku tidak mau menerimanya, jadi itu adalah milikmu. Kamu harus menyimpannya sendiri. Aku mengkhawatirkan kalau nanti kamu harus menanggung akibatnya, karena kata-kata kasar hanya akan membuahkan penderitaan.

Sama seperti orang yang ingin mengotori langit dengan meludahinya. Ludahnya hanya akan jatuh mengotori wajahnya sendiri.”

Lelaki itu mendengarkan Sang Kakek dan merasa malu...

Kemudian Ia meminta maaf dan berlalu pergi...

Kita tidak bisa mengotori langit (Meludah ke langit)

Maka, apa-apa yang kita perbuat, baik itu perbuatan ma'ruf (baik) ataupun perbuatan munkar (buruk), semuanya itu akan kembali ke diri kita.

Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri...

[Qs. al Isra (17): 7]

Wallahu a’lam bishshawab, wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Subhanakallahumma Wabihamdika Asyhadu Allailaaha Illa Anta Astaghfiruka Wa atuubu Ilaik ....

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Semoga Allah berikan keberkahan ditahun2 yg telah kita lalui dan tahun2 yg akan kita jalani

#MuhasabahHarian
#MuhasabahAkhirTahun
#MenujuKehidupanLebihBaikDithun2016
@AdeD3ni


Republished by ๐ŸŒ channel telegram @BundaRusni
Http://bit.ly/1QmvcE9