๐ฆ๐ฆ๐ฆ๐ฆ๐ฆ๐ฆ
"Pengorbanan yang dibutuhkan dalam Menuntut Ilmu"
---------------------------
๐๐๐๐๐๐
ูุงู ุงูุฅู
ุงู
ุงุจู ุงูุฌูุฒِู -ุฑุญู
ู ุงููู ุชุนุงูู-:
ุชَุฃَู
َّْูุชُ ุนَุฌَุจًุง، ََُููู ุฃََّู ُูู ุดูุก ูููุณ ุฎุทูุฑ ูุทูู ุทุฑููู، ูููุซุฑ ุงูุชุนุจ ูู ุชุญุตููู.ูุฅู ุงูุนูู
ูู
ุง ูุงู ุฃุดุฑู ุงูุฃุดูุงุก، ูู
ูุญุตู ุฅูุง ุจุงูุชุนุจ ูุงูุณูุฑ ูุงูุชูุฑุงุฑ ููุฌุฑ ุงููุฐุงุช ูุงูุฑุงุญุฉ
✒️ Berkata al Imam Ibnul-Jauzi —rahimahullah—,
๐ฌ๐ "Aku mengamati sesuatu yang manakjubkan.
๐ฑ๐๐ป Bahwa setiap sesuatu yang berharga lagi tinggi kedudukannya, akan panjang jalan dan banyak rasa letih di dalam meraihnya.
๐๐๐ป Sesungguhnya ilmu, tatkala dia merupakan sesuatu yang paling mulia, diapun tidak dapat diraih kecuali dengan rasa letih, bergadang, mengulang-ulang (ilmu tersebut), serta menjauhi dari bersantai-santai dan kelezatan".
๐ Sumber :
๐ [ Kitab 'Uluwwul Himmah (1/142) ]
๐ Penerjemah:
Forum
"๐ฆ S O S ๐ฆ" Ilmiyyah.
Repost @BundaRusni
http://bit.ly/BundaRusni