Assalammualaikum Wr Wb
Selamat pagi Insan Takafulyang diberkahi Alloh SWT.
SEDIKIT CERITA TENTANG MICHAEL JORDAN DAN CHICAGO BULLS
Sepakati dulu kalau Michael Jordan jago main basketnya. Setuju?
Setelah di analisa, nampaknya bukan Michael Jordan yang membuat Chicago Bulls juara sampai double three-peat di era 90-an. Buktinya, Club basket Washington Wizard tidak jadi juara ketika Jordan pindah ke sana.
Dan nampaknya juga, bukan nama besar Chicago Bulls yang membuat para pemainnya bisa merasakan kejuaraan. Buktinya 10 tahun terakhir tim dari kota angin ini tidak pernah menjadi juara NBA lagi.
Lalu apa? Ternyata, sikap mental dan sinergi orang-orang yang ada di dalam sebuah tim-lah yang akan membuat sebuah tim menjadi juara. Tidak peduli apapun nama timnya, Chicago Bulls, Miami Heat, Denver Nuggets ataupun Dallas Mavericks. Semua punya kesempatan yang sama untuk menang.
DALAM SEBUAH TIM JUARA, PERAN PELATIH DALAM MEMILIH PEMAIN SANGAT PENTING. Bagaimana Phil Jackson, pelatih Chicago Bulls, memilih Scottie Pippen, Horace Grant, BJ Armstrong dan John Paxson untuk bersama Jordan membuat Bulls menjadi juara.
Bayangkan kalau Phil memilih Setya Novanto, Ridwan Kamil, Sujiwo Tejo dan Tukul Arwana menjadi pendamping Jordan, niscaya team Futsal Asuransi Takaful pun bisa mengalahkan Bulls dan cukup untuk membuat Jordan stress dan keluar dari Bulls. Bukan karena sikap mental masing-masing yang tidak baik, namun tidak mudah untuk membuat orang-orang pilihan ini bersinergi dalam visi yang sama.
Sahabat,
PEMAIN TIM YANG TEPAT TAK PERLU HEBAT, melainkan mereka adalah orang-orang yang mau sama-sama mengingatkan dan diingatkan dalam KEBAIKAN, KESABARAN dan PERTUMBUHAN.
Hal ini juga pernah terbukti dari tim sepakbola yang berisi pemain superstar Real Madrid pada era tahun 2003 – 2006. Real Madrid puasa menjadi juara selama beberapa tahun. Padahal di dalamnya terdapat pemain-pemain sepak bola hebat tingkat dunia seperti David Beckham, Zinedine Zidane, Luis Figo, Ronaldo, Michael Owen, Casillas, Raul Gonzalez dan pemain-pemain yang sebelumnya adalah pemain sepak bola handal di club terdahulunya masing-masing. Tentunya Anda mengenal nama-nama tersebut bukan?
Bukan seberapa hebat masing-masing teamplayer di tim anda, tapi seberapa cakap Anda sebagai leader bisa membuat tim Anda bersinergi dan bahu-membahu menjadi sebuah kekuatan. Sinergi yang tidak tepat adalah 1+1+1 = 2,5 artinya lebih baik masing-masing jalan sendiri daripada bersinergi. Harusnya kekuatan yang berdeda-beda bila digabungkan dapat menghasilkan value yang lebih daripada jalan sendiri-sendiri.
Pilihlah pemain-pemain yang bisa bekerja sama dengan Anda dan seluruh anggota di tim Anda.
Wassalamu'alaikum Wr Wb
Repost by๐TG Channel : https://telegram.me/BundaRusni
Share yuk semoga teman anda mendapat faidah ilmu dari yang anda bagikan dan menjadi pembuka pintu amal kebaikan bagi anda. ุขู
َِูู.
Web asuransi : www.takafuljakarta.com
Web kajian : www.hambaAllah.net