Sabtu, 14 November 2015

Perhatikanlah Siapa Teman Dekatmu itu.

(032) Perhatikanlah Siapa Teman Dekatmu itu.

       ✒️ Al-Ustâdz Ibnu Mukhtar Hafizhahullâh

Segala puji hanyalah milik Allah. Shalawat dan salam untuk Rasulullah. Amma ba'du!

Saudaraku seislam yang saya cintai, semoga Allah memberikan kepada kita kefahaman dan manfaat dari salah satu hadits Rasulullah ~shallallahu 'alaihi wa sallama~ berikut:

Dari Abu Hurairah ~radhiyallahu ‘anhu~ bahwasanya  Nabi ~shallallahu ‘alaihi wa sallama~ bersabda:

 الرَّجُلُ عَلَى دِينِ خَلِيلِهِ فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلُ

“Seseorang itu berdasar agama teman dekatnya. Maka hendaklah salah seorang di antara kalian untuk memperhatikan siapa teman dekatnya itu.”  [HR. Abu Dawud ~rahimahullahu~ dalam sunannya no. 4835. Hadits ini dihasankan oleh Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani ~rahimahullahu dalam Shahih al-Jaami’ no. 3545, Maktabah Syamilah]

Saudaraku seislam yang saya muliakan, memiliki teman, sahabat atau orang-orang spesial (baca: pasangan hidup) termasuk nikmat Allah Ta'aala. Meskipun demikian, Allah dan Rasul-Nya tidak pernah mengizinkan seorang muslim memiliki prinsip 'bebas berteman' dan 'bebas dalam pergaulan', apalagi asal-asalan dalam memilih seseorang yang akan menjadi teman dekatnya. Perhatikanlah peringatan Nabi kita tersebut.

Maka sudah semestinya orang yang mengatakan, 'Saya mah berteman sama siapa saja!', -tanpa memperhatikan peringatan dari Allah dan Rasul-Nya-, untuk bertaubat dari ucapan jeleknya itu. Mengapa? Jika ucapan semisal orang itu memang diakui Allah sebagai ucapan yang benar niscaya tidak akan pernah didapati orang masuk Neraka akibat salah berteman.
            
"Dan (ingatlah) hari (ketika itu) orang yang zalim menggigit dua tangannya, seraya berkata: 'Aduhai kiranya (dulu) aku mengambil jalan bersama-sama Rasul'.

Kecelakaan besarlah bagiku; kiranya aku  tidak menjadikan sifulan itu teman akrabku.

Sesungguhnya dia telah menyesatkan aku dari Al Quran ketika Al Quran itu telah datang kepadaku. Dan adalah setan itu tidak mau menolong manusia. [Baca dan renungilah surat Al-Furqoon ayat 27-29 itu]

Walalhu a'lam.

Demikian dapat disampaikan.

Hanya sebuah nasihat untukku dan untuk yang mau mengambil manfaatnya.

Ya Allah berikanlah kepada kami teman-teman yang shaleh..teman-teman yang selalu mengingatkan dan membantu kami untuk mentaati  Engkau dan Rasul-Mu, bukan teman-teman yang merusak hubungan kami dengan-Mu dan merusak hubungan kami dengan hamba2-Mu yang shaleh, aamiin.

Wa shallallahu wa sallama 'alaa Nabiyyinaa Muhammad

      ___ 🍃🍀🍃 ___

📚 Kumpulan Hadits-hadits Pilihan Al-Ustâdz Ibnu Mukhtar Hafizhahullâh



♻️Republished by MRA Al-Jafari Al-Alabi

Repost by🌐TG Channel : https://telegram.me/BundaRusni

Share yuk semoga teman anda mendapat faidah ilmu dari yang anda bagikan dan menjadi pembuka pintu amal kebaikan bagi anda. آمِينَ.

Web asuransi  : www.takaful99.blogspot.com
Web kajian : www.hambaAllah.net

#BundaRusni